Gak LOLOS SNMPTN? Alhamdulillah
Berawal dari ketidaklolosan saya pada SNMPTN 2016, akhirnya saya memiliki tekad untuk mengikuti apa saja kegiatan yang berbau SBMPTN. Salah satunya ya ini, Beasiswa Perintis.
Jangan salah ya, beasiswa bukan hanya berbentuk du*t saja, beasiswa perintis ini salah satu beasiswa yang notabenenya gratis bimbingan belajar SBMPTN selama satu bulan, Lumayan kan!! lebih dari itu, kita akan menginap atau istilah kerennya learning camp di asrama atau di tempat camp-camp yang indah plus dapat makan gratis, bimbingan belajar full, motivasi, dan saran saran berguna lainya yang bisa membuat kita menjadi orang yang benar-benar siap menghadapi SBMPTN.
Selain itu , ada satu sesi dimana kita dibimbing oleh psikolog untuk menentukan jurusan yang cocok buat kita, seneng banget dehpokoknya bisa menerima fasilitas beasiswa ini.. sungguh sangat membantu saya.
By the way, dalam beasiswa ini ada dua tahap seleksi, pertama try out 1 apabila lolos dilanjut try out 2, banyak sekali yang terseleksi, dari 400an orang hingga mengkerucut menjadi 100an orang. Nah saya salah satu yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk belajar di Bandung (di SALMAN ITB) sedangkan yang lainnya di Serang (karena beasiswa ini dari SNAB Untirta).
Ketika mendapat pesan dari pihak panitia, saya kaget dan pokoknya campur aduk deh, disatu sisi saya lolos jadi peserta yang dapat ke Bandung, disisi lain ada temen temen seperjuangan saya ketika mengikuti beasisiwa ini tidak lolos, saya berpikir lagi mungkin mereka memiliki jalan lain yang memang Tuhan yang akan menentukan, semoga lebih baik. Aamiin...
Selanjutnya tahap yang sangat membingungkan, di mana saya harus memilih ikut ke Bandung atau ikut acara kelulusan . sungguh saat itu adalah masa galau saya, bagaimana pun acara kelulusan itu diadakan selama setahun sekali dan itu momen yang semua orang tunggu. Tapi demi kelanjutan studi saya, akhirnya saya memilih untuk bimbingan belajar ke Bandung, karena saya berpikir kesempatan ini tidak akan datang kedua kali dan ini akan mementukan masa depan saya
Nah ini foto teman-teman saya waktu di Bandung, teman belajar sekaigus teman bercanda. Jadi di sana dari ratusan orang dibuat beberapa kelas,kebetulan saya dapet kelas ZETA Saintek, dan inilah wajah teman-teman yang ditakdirkan pleh Allah dipertemukan disini, harusnya saya bersyukur bisa mendapat teman-teman seperti mereka.
Ditemukan dengan teman seperti kalian memang membuat saya bersyukur, dengan tidak lolosnya saya di SNMPTN ternyata Allah mempertemukan saya dengan orang-orang hebat seperti kalian, mulai dari makan bareng, puasa senin kamis bareng, tidur tak karuan wkwkw pokonya saya bersyukur banget
Nah ini wajah-wajah yang gak akan saya lupa, kenapa? Karena dari awal ketemu sampai terakhir pun saya selalu bersama dengan mereka, mulai dari jalan menuju masjid bareng, belajar kelompok bareng walaupun beda kelas, cerita bareng, nyuci bareng, mandi bareng eh maksudnya kamar mandi pisah tapi waktu mandinya bareng hehehe :D , sampe mau pulang pun dianterin, giamana gak di bilang baik banget coba wkkwk...
Jadi intinya bertemu kalian itu serasa menemukan saudara yang sudah lama terpisah jauh, yang paling penting adalah pelajaran hidup yang saya dapatkan dari mereka yang luar biasa.
Terima kasih kawan kawan, oia surat yang kalian berikan ke saya masih saya simpan, dan ketika membacanya pun tak tahan pingin ketawa haha... dan disitu juga terdapat kata kata yang membuat saya semangat sampai saat ini, dan mungkin kalian adalah alasan saya untuk bisa kembali lagi ke Bandung hehehe... Mungkin suatu saat nanti....



























