Senin, 30 April 2018

SCOUT YASRA GOES TO LASKAR



Alhamdulillah, kita semua bersyukur sudah melihat kalian semua aktif dalam mengikuti lomba, kadang ada harapan yang kuat untuk bisa memenangkan lomba  tetapi itu bukan intinya, yang tepenting adalah kita bisa berpartisipasi dan mendapat pengalaman yang luar biasa, sehingga nanti ke depannya kita sudah tidak lagi malu untuk maju ke depan karena kita memiliki pengalaman yang menjadi cambuk bagi kita untuk bisa menjadi lebih baik lagi.
Kalah dan menang itu adalah tergantung proses yang kita lakukan selama berlatih, kita mungkin kurang dalam hal pelatihan ataupun tenaga pengajara, tapi itu bukan intinya, yang terpenting kita sudah menampilkan yang terbaik menurut kita. Serahkan kepada Allah hasil yang kita dapat, siapa tahu nanti Allah memberikan kita kesempatan lagi untuk meraih juara.
Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu. Maksudnya: Kita harus tetap semangat saat diterjang banyak cobaan, TETAPLAH SEMANGAT
Tugas kita bukanlah untuk berhasil melainkan tugas kita adalah untuk mencoba, karena di dalam mencoba  itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil.
Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita rendah hati dan mensyukuri jalan Tuhan. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita tunduk pada kehendaknya. Menerima kekalahan adalah bukti bahwa kita telah berkontribusi untuk kemenangan. Menerima kekalahan dengan ikhlas adalah bukti bahwa kita menjadi energi positif untuk kebaikan semua orang. Menerima kekalahan dengan senyum tulus adalah bukti bahwa kita bahagia dengan siapapun pemenangnya. Menerima kekalahan dengan rasa syukur dan penuh empati merupakan bukti bahwa kita adalah kompetitor yang menciptakan pemenang yang berkualitas. Para pemenang adalah mereka yang sangat terampil menerima kekalahan dengan perasaan menang. Para pemenang adalah mereka yang sukses mengalahkan ego dan ambisi pribadi yang berlebihan. Para pemenang selalu memiliki etika untuk berjabat tangan dengan pesaingnya, lalu mengucapkan selamat kemenangan untuk pesaing yang menang.
Semoga adik-adik semua dapat mengajarkan kepada adik-adikmya supaya tidak megulangi kegagalan yang kita lakukan
Kakak berterima kasih kepada semua kontrinbusi pelatih, kepada kak Surjani, kak Andika, Kak Pei, Kak Mail, kak Junah, kak Hamdiyah, kak Japar, kak Wahyudin, kak Aminah, Kak Riki, Kak Azid, Kak Aziz dan kakak2 lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terima kasih atas kontribusinya sebagai tim sukses kegiatan ini...
Pesan terakhir pada tulisan ini yaitu
"Edison gagal 10, 000 kali sebelum dia membuat lampu listrik. Jangan berkecil hati jika Anda gagal beberapa kali "(Napoleon Bonaparte)..
Kenali kesalahan-kesalahan Anda dan belajarlah darinya, namun jangan pernah berkutat di dalamnya.
Saat Acara
Saat Persiapan Lomba